Cara Membuat Dedak Padi Fermentasi Untuk Ternak

Cara Membuat Dedak Padi Fermentasi Untuk Ternak

Cara Membuat Dedak Padi Fermentasi Untuk Ternak – hello sobat – sobat ambyar gimana kabarnya hari ini, yang pasti baik – baik semua dunk.

Di artikel sebelumnya saya membahas tentang macam – macam pakan unggas yang bagus dan sederhana, seperti Dedak Padi,Pollard, Jagung, Tepung, Tulang, Singkong, Sorgum, Minyak atau Lemak,Bungkil Kacang dan yang lainnya.

Nah sekarang saya akan memberi tahu cara membuat pakan dedak padi femantasi yang sederhana, untuk anda para penikmat permainan judi slot online di https://1388sports.com yang saat ini memelihara unggas di belakang rumah.

Dedak padi adalah hasil samping penggilingan padi dan telah banyak digunakan sebagai pakan ternak.

Dedak padi didapat dari hasil samping pemisahan beras dengan sekam (kulit gabah) pada gabah yang telah dikeringkan melalui proses pemisahan dengan ditumbuk atau digiling yang dapat digunakan sebagai pakan ternak.

Cara Membuat Dedak Padi Fermentasi Untuk Ternak

Maka dari itu banyak para petani atau peternak yang menggunakan pakan seperti ini, mudah didapan dan cara membuatnya pun sangat mudah.

Suatu teknologi penyimpanan dedak padi dengan cara fermentasi dapat memperlama masa simpan dan meningkatkan kandungan gizi dedak padi.

Tujuan dari fermentasi ini adalah memecah kandungan serat, protein dan karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, fermentasi dedak padi dapat menggunakan ragi, bakteri, fungi atau kombinasi dari ketiganya pada kondisi anaerobik atau tertutup.

Bahan – bahan dan cara membuatnya

Bahannya;

  • 1 kg Dedak padi
  • 2 butir Ragi tape
  • Air secukupnya
  • Drum atau Kantong plastik
  • Panci kukus
  • Kompor

Metode;

  • Membasahi dedak padi dengan air, perbandingannya 3:1 (saat dikepal tidak meneteskan air dan di lepas adonan tidak hancur).
  • Mengukus adonan dedak padi selama 15-30 menit.
  • Mendinginkan adonan dedak padi.
  • Menghaluskan ragi tape.
  • Mencampurkan ragi tape secara merata setelah adonan dingin agar bakteri starter yang terdapat dalam ragi tape tidak mati.
  • Masukan adonan tadi ke dalam drum atau kantong plastik dan menutupnya sampai rapat.
  • Menyimpan adonan selama 1-2 hari.

Gimana caranya sangat mudah bukan, jika anda bisa membuatnya anda bisa menghemat biaya dan juga bisa menghemat tenanga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *